PKM Lambitu Gelar pertemuan MMD Di Teta

 

BimaNTB_Kupasbima.com. PKM Lambitu gelar pertemuan Musyawarah Masyarakat Desa di aula kantor Desa Teta, Kamis, (17/02/22) pukul 09.00 Wita. 

Kepala PKM Lambitu H. Amir, S.K.M. memimpin Langsung agenda MMD untuk rencana pelayanan kesehatan masyarakat tahun 2022.

Pertemuan MDM akan di gelar setiap Desa se-Kecematan Lambitu, hasil musyawarah di desa yang seterusnya  akan dibahas pada Musrembang Kecematan. Dalam waktu yang panjang kepala PKM menjelaskan kepada masyarakat  tentang bagaimana hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, menjaga agar terhindar dari segala penyakit, mengajak untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan.

"Kesehatan bukan segala-galanya tapi segala-galanya butuh kesehatan, kalau kita udah sakit udah tak bisa berbuat apa apa". Terang kepala PKM.

Ditingkat Kecamatan, ada Puskesmas, sementara didesa ada Pustu dan polindes, itu semua upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat, karena kesehatan itu sangatlah penting dan diutamakan, datanglah ke tempat tersebut untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan.

Lanjutnya, target dan capaian Vaksinasi di kecamatan Lambitu, bahwa target Vaksinasi pada dosis pertama 100% pada dosis kedua 80%, dosis ketiga 50 porsen, sementara capaian Vaksinasi pada dosis pertama sudah 99%, dosis kedua 70%, sementara pada dosis ketiga saat ini kita memulainya, karena vaksinasi pada dosis ketiga dilakukan 6 bulan setelah vaksinasi pada dosis kedua.

Kepala KPM meyakinkan serta mengajak, masyarakat untuk melakukan vaksinasi tahap 3.

"Partisipasi dan kerjasama  masyarakat sangatlah penting dalam mendorong berjalanya roda keperintahan, di tahun 2022 ini kami akan berusaha memberikan pelayanan yang terbaik untuk  kesehatan Masyarakat Lambitu. Tutup Kepala PKM.

Sementara Kades Muamar Ziaudin, S.Sos, mengharapkan kepada seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan Desa.

Penggunaan dana desa tahun 2022 40% digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai. Diharapkan kepada penerima BLT untuk mempergunakan bantuan tersebut dengan hal positif, untuk pembangunan WC keluarga, untuk pendidikan, perawatan kesehatan keluarga.

"Ayo kita berkolaborasi dengan bidan desa, kader posyandu dan pemerintah desa untuk masyarakat desa teta, sehingga kedepan tercipta masyarakat desa teta yang sehat," terang kades.

Sementara camat Lambitu Hafid, S.Sos di tempat yang sama menyampaikan pada masyarakat agar tetap mematuhi apapun diagendakan petugas kesehatan, karna mereka ini berjuang untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik buat masyarakat.

Camat juga menjelaskan bahwa negara ini disibukkan dengan urusan covid 19, anggaran negara tiada lagi untuk pembangunan melainkan habis untuk penanganan covid 19.

"Partisipasi dan kerja sama dari kita semua agar penanganan covid 19 ini bisa terlaksana dengan baik". tutup camat. (KB Haris*)

Posting Komentar

0 Komentar